Episode 40

610 Kata

“Sialan!”           Nazwa melemparkan undangan yang di serahkan Ema padanya. “Kenapa mereka tetap melangsungkan pernikahan?”           Nazwa menangis meraung-raung dan melemparkan semua barang yang ada di sekitarnya.           “Apa hebatnya wanita tua itu! Kenapa Raihan malah memilihnya!”           “Jahat kamu Raihan! Kenapa kamu harus menikahinya!” teriak Nazwa seraya melemparkan semua barang-barang di sekitarnya.           Ema yang merasa takut melihat amukan Nazwa, memilih berjalan mundur dan perlahan meninggalkan sepupunya itu.           Nazwa yang merasa lelah, tubuhnya luruh ke lantai dan menangis histeris.           “Hikzzz... aku mencintai kamu, Han!” isaknya.           “Aku tidak terima kamu menikahi wanita lain! Kamu itu hanya milikku... milik Nazwa... hikzz.....” raungn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN