Sam sampai di kediaman kedua orang tua nya sekitar pukul sepuluh malam. Buru-buru Sam turun dari mobil bahkan sebelum pelayannya membukakan pintu untuknya yang seketika menimbulkan keterkejutan dari supir pribadinya. Sam sedang rindu dengan Ibunya. Alasan kenapa Sam ingin pulang selain untuk menyelidiki sesuatu, juga tiba-tiba ia merasa rindu dengan wanita terbaik dalam hidupnya itu. Entahlah dia hanya ingin bertemu dengan beliau. Setelah seorang maid membukakan pintu utama, di sana Ayah dan Ibu Sam sudah berdiri siap memeluk putra semata wayang mereka. Sam tersenyum tipis. Segera ia memeluk keduanya. Hanya pelukan singkat, berbeda dengan pelukan-pelukan yang ditayangkan di film-film keluarga karena mereka menjunjung tinggi kesopanan. Ya tentu saja pelukan erat s

