Second Mission

1898 Kata

            Seorang pelayan menunduk di hadapan Sam dan Helga. Pelayan itu memindahkan beberapa makanan ringan dan poci teh ke meja yang ada di hadapan Sam dan Helga, kemudian keduanya mengangguk dan pelayan itu segera pergi.             Sam meraih camilan di meja, menggigitnya sedikit. “Gue mau tanya sesuatu sama lo.” Seru Sam tiba-tiba.             Helga yang sedang menggigiti biskuit menghentikannya. –HHHHH “Apa?”             Sam menghela napas, berusaha sesantai mungkin kepada Helga. “Jadi, lo bisa lihat seberapa banyak gue bohong ya?” tanyanya datar.             -HHHHH “Uhuk.” Helga yang baru minum satu teguk teh langsung tersedak mendengar pertanyaan Sam.             -HHHHH “Hah? Apa?” tanya Helga gugup.             Sam menghela napas. “Santai aja sih. Gue udah dapat semua ket

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN