Du Ze mengumpati Sam sejak tadi. Ia bahkan tak pernah absen menyebut kata-k********r selama dirinya membasuh diri di kamar mandi. Du Ze terkadang memang memiliki mulut yang busuk. Hari ini contohnya. Sementara itu, Sam anteng saja menunggui Du Ze keluar dari kamar mandi. Ia bahkan dengan santainya duduk di sofa kamar Du Ze dengan kaki menyilang dan kedua lengan di depan d**a. Pose angkuhnya yang biasa. Helga sendiri berdiri menyandar di dinding dekat sofa tempat Sam duduk. Ngomong-ngomong, mereka terlihat seperti tuan muda dan bodyguard wanita, padahal mereka saudara sepupu. Aura bangsawan Sam menguar kuat, sementara Helga dengan sikap serampangannya malah lebih mirip bodyguard daripada sepupu. Helga melirik Sam yang sejak tadi tetap diam tanpa bergerak. -HHHHH “Lo

