
Konon katanya, murid SMK mempunyai perjalanan cinta yang berbeda dengan anak SMA, mungkin saja yang membedakan dari cara mereka menyikapi perasaannya atau menjalani suatu hubungan.
Kara Putra Bramantio, pria pindahan dari Lampung yang baru menjajakan kakinya dikota Surabaya. Pria tampan berkulit kuning langsat dengan senyum menawan yang dengan mudahnya ia berikan pada siapapun.
Pria tersebut tergolong pria badboy disekolahnya, meskipun tergolong siswa badboy. Ia memiliki otak encer disemua pelajaran kecuali bahasa daerah, karna memang dirinya bukan asli orang Jawa dan harus beradaptasi terlebih dahulu.
Selain itu Kara juga punya sikap yang hangat pada siapapun, kehangatan sikap yang ia miliki dan ketampananan wajah yang dianugrahkan kepadanya. Menjadikan dirinya idola di sekolah, namun ada satu wanita yang membuatnya tertarik.
Anehnya ia tertarik bila melihat gadis itu menangis, ada hal yang tak bisa ia ungkapkan dengan jelas.
“Menangislah, aku sangat suka bila melihatmu menangis.” – Kara Putra Bramantio.
