Kylla baru saja menyelesaikan seluruh kegiatannya di kampus tepat pukul lima sore. Setelah berpamitan dengan teman-temannya, ia segera mengecek ponsel, memastikan tak ada pesan terlewat. Sejak siang tadi, ia memang sudah memberi tahu Ethan bahwa hari ini ia pulang sedikit lebih sore. Namun seperti biasa, respons suaminya tetap sama--tenang, singkat, dan penuh kepastian. Ethan memintanya langsung datang ke kantor dan mengatakan sudah mengirimkan sopir untuk menjemputnya. Perjalanan menuju gedung perusahaan Ethan berlangsung cukup singkat. Kylla duduk tenang di kursi belakang, menatap pemandangan kota yang mulai diselimuti cahaya senja, sementara perasaannya dipenuhi rasa penasaran. Jarang sekali Ethan memintanya datang ke kantor tanpa alasan yang jelas. Sesampainya di sana, Kylla langsung

