57. Video dan Protes

1348 Kata

Zenith berjalan masuk ke sebuah cafe yang cukup terkenal di kalangan remaja belakangan ini, ia mengedarkan pandangannya ke segala arah hingga menemukan sesosok pria yang tengah duduk tenang sembari menyesap kopinya. Ia pun melangkahkan kakinya menghampiri pria berusia dua puluh tahunan itu, senyum formal terlukis menambah kecantikannya. "Selamat siang, Mr. Harsen. Anda sudah menunggu lama?" sapa Zenith membuat pria itu menolehkan kepalanya. Harsen terlihat beranjak dari duduknya dan menjabat tangan Zenith disertai senyum hangat. "Selamat siang juga, Mrs. Zenith. Saya baru saja datang, silakan duduk." Kepala Zenith mengangguk singkat kemudian ikut mendudukkan bokongnya pada kursi yang berhadapan dengan Harsen. Sejenak ia mengagumi ketampanan pria yang kini tengah memanggil pelayan itu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN