episode 114

2104 Kata

Episode 114 Maulana ingin sekali tertawa melihat eskpresi sebal dari sahabatnya tersebut, sedari mulai naik mobil hingga sekarang mendesah tidak ada henti-hentinya,”lama- lama kau seperti orang yang terkena penyakit paru-paru saja, Frans,” celetuknya. “Diam kau! Seumur-umur baru kali ini aku melihat seorang mantan pimpinan gengster menggunakan baju taqwa seperti ini. Dan … aku yang mengemudikan mobil untuknya, rasanya wajahku seperti ditampar keneraka,” sergah Fransis jengkel. Maulana terkekeh, memangnya kenapa kalau mantan genster, dia masuk gengster juga karena terpaksa, ibarat kata untuk menjatuhkan musuh kita perlu untuk mencari kelamahannya karena dengan kelamahn ituah, mereka bisa melumpuhkan orang-orang jahat tersebut. “Sudalah, Frans. Kenapa dari tadi kau ngomel terus, lebih ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN