Tasbih cinta episode 142 Maulana berpamitan pada keluarga Zafran, ia harus pergi menemui putranya. Sepertinya buah hatinya sedang ada masalah lagi, hingga memutuskan untuk menghubunginya. Pria bermata safir tersebut tiba di sekolah putranya, ia melangkahkan kaki masuk ke dalam kawasan sekolah tersebut. Bibirnya tersenyum ketika melihat bocah lima tahun tersebut duduk dengan cemberut di mainan tangga, dia p-un menghampiri bocah tersebut. “Sayang,” sapanya. Tanvir mendongakkan kepala menatap ayahnya, ia sangat senang dan langsung bangkit dari tempat duduknya.”Papa, kenapa aku dipanggila anak haram lagi? Aku bahkan tidak bisa masuk kelas.” “Anak haram? Apakah Papa belum menjelaskan bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya anak haram?” balas Maulana lembut. “Sudah, tapi temanku tidak p

