episode 106

1349 Kata

Episode 106 Diam sambil menatap punggung pria yang ada di depannya, ketika hendak menyentuh pria tersebut justru membalikkan tubuhnya hingga mereka bertatapan,”mas Ivan!.” Wanita itu terkejut karena tak menyangka kalau pujaan hati berada di toko kue yang sama dengannya. “Ah, ternyata nona Nisa,” balas Maulana ramah, setelah itu ia kembali membalikkan tubuhnya menghadap sang istri yang sedang memilih sebuah kue. Anisa menggeram penuh emosi, pria itu bahkan enggan untuk melihat sungguh menjengkelkan. Puk… Ulfi menepuk pelan bahu adiknya,”jangan terbawa emosi, aku akan membawa istrinya pergi dan kamu tahan pujaan hatimu. Kalau dia pernah bersedia menerima untuk menjadi tunanganmu, artrinya dia memiliki perasaan padamu.” Anisa mengangguk, ia tidak akan pernah melepaskan kesempatan ters

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN