Aku memutuskan kembali ke area pemakaman untuk memastikan Fio masih disana dan baik-baik saja. Tapi sesampainya disana aku tidak menemukan siapa-siapa. Tidak ada Fio atau siapapun. Aku bergegas kembali melajukan vespaku dan mengarahkannya ke kos Fio. Tapi lagi-lagi dia tidak berada disana. Aku menghubungi handponenya dan tidak mendapat balasan apapun darinya. Handphonenya berdering tapi tidak kunjung ia angkat. Chat dari ku tersampaikan tapi tidak kunjung dibaca. Aku kembali ke kos dan memutuskan untuk menunggu balasan darinya. Hingga jam menunjukkan pukul delapan malam, balasan dari Fio tidak kunjung datang. Aku menghubungi Mira tetapi teman dekat Fio itu juga tidak mengetahui keberadaannya. Satu-satunya yang bisa kuhubungi sekarang adalah Dimas. Dari Dimas aku mengetahui kalau dia suda

