Aku membaca chat kak Dimas yang baru saja kuterima dan kembali mengingat tujuan awalku tadi mencari Mira dan akhirnya terdampar disini. Bagaimana ini? aku harus bagaimana menjelaskan ini kepada Kak Dimas. Jangan sampai dia mencap ku indisipliner dan orang yang tidak memegang kata-katanya. Aku benar-benar merasa bersalah melihat chatnya. Ini hanya perasaanku yang terlalu geer atau bagaimana tapi sepertinya Kak Dimas sungguh mengharapkan kedatanganku melihat bahasanya yang terlihat kecewa aku tidak datang. Aku jadi tidak tega untu membatalkan pendaftaranku. Sebenarnya tadi, sudah terlintas di pikiranku untuk membatalkan saja pendaftaran ini, tapi melihat Kak Dimas yang sampai rela menyisakan formulir untukku, hati ku yang murahan ini kembali di buat rapuh. 15:45 Aduh maaf banget ya kak, t

