Bab 128 - Wajah menggemaskan Rani

2123 Kata

Alfian membuka mata, hal yang pertama kali dia lihat adalah pemandangan yang begitu dia rindukan selama 6 tahun terakhir ini. Melihat Rani tertidur pulas di sampingnya seolah tak ada kesedihan dan kemalangan yang dia alami selama beberapa tahun terakhir ini. Alfian memiringkan tubuhnya dengan pelan, berusaha untuk tidak menggerakkan tangannya yang menjadi bantal untuk kepala Rani. Dia yakin tangannya mungkin kebas atau mati rasa karena semalaman ditekan oleh kepala Rani, tapi hal itu tak dapat menggantikan rasa bahagia dan haru yang memenuhi dirinya hari ini. Alfian berhasil memiringkan tubuhnya, sehingga kini dia bisa leluasa menatap Rani. Wajah wanita yang masih berstatus sebagai istrinya ini masih terlihat cantik. Berbeda dengan enam tahun yang lalu, wajah Rani terlihat masih kekanak-k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN