“Mommy, kenyang,” rengekan Deeva menurunkan sendok makannya. Tanganku yang sedang mengupas Apel berhenti dan melirik ke arah piring makan Deeva yang hanya menyisakan dua batang brokoli rebus. Sejak dalam masa pemulihan aku sengaja membuat makanan Deeva di rumah dengan makanan-makanan super food. Telur, kacang-kacangan, salmon, daging merah tanpa lemak dan sayur tanpa banyak bumbu menjadi makanan wajib Deeva. Sama seperti Alfian, Deeva sebenarnya menyukai makanan yang penuh bumbu dan rempah. Tapi, mau tak mau selama dia dalam masa pemulihan makanan-makanan minim rasa yang harus selalu dia konsumsi setiap hari. “Makan buah tapi ya,” pintaku yang sontak dijawabnya dengan anggukan kecil. Deeva terlihat antusias mengambil garpu dan menusuk anggur merah yang tadi sudah kucuci. Untuk menambah

