Yonna yang termenung berada di dalam taksi sampai dia menitikkan air mata Tak henti-hentinya Sampai suatu hal yang membuat dirinya semakin kacau dan tidak tahu harus mengatakan apa Semenjak kejadian kecelakaan itu dia hanya berharap suaminya Bisa perbaiki kepada dirinya tetapi yang ada suaminya hanya membuat Dia sangat kesal dan tidak ada artinya dalam hidup ini, Harapan itu akan terus tumbuh jika kita melakukan yang terbaik.
"Aku kira dia akan berubah! Ternyata semuanya di luar ekspektasi ku, tanpa aku sadari di saat ini kehidupan itu akan berjalan dengan lancar tanpa memikirkan satu sama lain, Memang di dalam perjalanan hidup itu pun aku hanya bisa mengatakan diri ini tidak pantas untuk di dapatkan lagi sampai aku berharap perjuangan demi perjuangan akan aku lakukan asal kebaikan itu akan menjadi sebuah kenyataan yang ada." Ucap Yonna di dalam hati nya sambil membayangkan wajah Dion suami nya yang tidak tahu ke mana.
Sesampai nya dia di rumah, Yonna melihat sekeliling rumahnya tidak ada satu orang pun di rumah kecuali asisten rumah tangganya, di saat itu dia berusaha menelepon dia tetapi hasilnya tidak ada dan dia berusaha untuk menghindar agar tidak ada permasalahan yang akan terjadi jika itu terjadi.
"Kemana dia! Tidak memberi tahu terlebih dulu apakah dia sadar yang sudah di lakukan saat ini aku masih belum paham kenapa dia pergi tanpa memberitahu, seharusnya dia tidak berkata seperti itu dan aku berharap semuanya bisa berubah tanpa memikirkan satu hal yang sama sampai detik Inipun aku hanya berharap dia bisa melakukan yang terbaik kalau dirinya sendiri." Rutukan Yonna.
Asisten rumah tangga nya pun menghampiri nya dan dia berkata kepada Yonna. "Maaf Nona Yonna, Saya hanya menyampaikan surat dari tuan Dion kalau dia sedang berada di luar kota untuk menyelesaikan pekerjaannya, dan dia tadi buru-buru dan tidak bisa untuk mengabari semuanya. sekali lagi saya minta maaf saya hanya menyampaikan apa yang disuruh oleh Tuan Dion. " Jelas Asisten rumah tangga nya tersebut kepada Yonna.
"Hmm... oke terima kasih ya bu, untung Ibu memberitahunya Ya sudah kalau begitu saya akan Permisi masuk dulu ke kamar semut beristirahat dulu Kalau bisa nanti siapkan makanan yang tidak terlalu banyak, kan hanya aku dan ibu yang makan jadi jangan menghabiskan banyak makanan. " Jelas Yonna kepada Asisten rumah tangga nya saat itu.
"Di saat itu semua nya bisa di lakukan pada diri ini, tanpa memikirkan diriku dia masih asyik dengan semuanya, dan aku tidak tahu harus berkata apalagi sampai aku tidak paham apa yang akan terus dia lakukan sampai melakukan hal-hal yang tidak pantas sejauh ini aku hanya berharap dia bisa bersikap baik kepadaku, menurutku itu adalah sebuah ah kenyataan yang ada." Rutukan Yonna yang masih berlanjut saat itu. Yonna mengambil ponsel nya dan langsung menelepon Dion.
"Hallo, Dion! Bisa tidak kamu memberitahu aku terlebih dulu dengan pekerjaanmu itu, kau tidak kasihan apa kepadaku yang baru saja sembuh dari sakit dan kau pergi begitu saja, tanpa aku sadari saat ini kau sama sekali tidak pernah memperhatikan aku dan membuat aku sama kacau pikirannya sampai saat ini aku hanya berharap Ke berpikir untuk melakukan yang terbaik di sisi aku." Ucap Yonna kepada Dion di balik telepon tersebut.