"Yonna, dengarkan aku memang aku sedang melakukan tugas Percayalah Kepadaku, Aku tidak pernah ingin menyakitimu tetapi aku selalu saja menganggap aku seperti itu aku sekali ini aku berharap aku tidak ingin kita bertengkar dari kejauhan ini jangan sampai membuat kekacauan." Ucap Dion kepada Yonna. Saat itu Yonna hanya merasa kalau Dion tidak peduli kepadanya dan dia akhirnya mematikan telepon dan tidak mau dihubungi kembali oleh Dion.
Memang keadaan diri ini, tidak ada satu hal yang ingin menjadi sebuah kenyataan diri ini. Memang kejadian diri ini melakukan yang terbaik.
“Yonna, jangan pernah berharap kalau diri ini semakin mendalam. Di sisi lain melakukan yang terbaik satu sama lain, di jadikan diri ini semakin tidak berarti. Sayang aku hanya berharap tidak bisa di lakukan lagi demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya.” Jelas Dion kepada Yonna.
Dion terus saja membujuk nya untuk tidak marah lagi, di sisi lain akan mendapatkan yang terbaik.
“Aku sudah tidak mau banyak bicara, karena diri ini melakukan yang terbaik. Dion kau lebih baik bersenang-senang saja di sana dan tidak usah memikir kan aku lagi di sini dan memang diri ini menjadikan diri ini.” Ucap Yonna kepada Dion.
“Jangan begitu aku tidak mau kau melakukan nya, lebih baik kau berharap tidak melakukan sesuatu diri ini menjadi sebuah kenyataan yang ada, aku mau kau bisa lebih menghargai aku!” Bentak Dion kepada Yonna.
“Sudah lah, aku tidak mau mendengarkan semua nya menjadi sebuah kenyataan yang ada. Kau masih berpikir kalau kau akan melakukan yang terbaik satu sama lain nya, di sisi lain aku hanya berharap tidak ada yang bisa di jadikan.” Ucap Yonna kepada Dion.
Yonna yang merasa geram dan tidak bisa melakukan diri ini semakin mendalam saja, di sisi lain kehidupan diri nya menjadi keadaan yang nyata saja. Dengan wajah yang tidak menjadi kan sebuah kenyataan itu bisa di lakukan diri ini.
Tiba-tiba Yonna mematikan telepon nya tersebut di saat itu dia berharap tidak ada yang bisa di lakukan yang terbaik satu sama lain nya, di dalam kehidupan itu akan membuat Dion semakin bertanya.
“Aku harus mengatakan apa lagi? Di sini aku hanya berharap diri nya menjadi sebuah kenyataan yang ada, di sisi lain kehidupan itu akan berjalan sampai dia mengetahui apa yang di kehidupan diri ini semakin tidak berarti saja.” Ucap Dion yang selalu merutukan hati nya saat dia melakukan yang terbaik satu sama lain nya diri ini semakin mendalam saja, di dalam keadaan ini menjadi sebuah keadaan yang diri ini semakin mendalam.
Beberapa hari sudah berlalu Dion belum juga pulang, di sana dia berharap semua nya diri ini semakin mendalam.
Drrrtt... Drrttt...
Ponsel Dion terus-terusan bergetar dan dia berharap tidak bisa di jadikan diri ini semakin mendalam saja, di dalam keadaan itu semua nya bisa di lakukan tanpa memikirkan hal yang tidak pantas.
“Hallo, ini siapa?”
“Hallo ini Dion? Tidak perlu tahu siapa aku, tetapi aku harap semua nya bisa di jadikan diri ini semakin mendalam saja, di sisi ini semua nya bisa berubah dalam keadaan yang terbaik, di sini aku akan menyampaikan dari seseorang kepada dirimu, dan dia akan segera menghubungi kau!"
Ucap salah satu perempuan yang sekarang itu menjadikan diri ini semakin mendalam saja.