"Ooo iya, kalau bisa jangan sampai tahu kalau aku menghubungi kau dan menanyakan tentang Dion. Sampai detik ini pun aku masih bingung kenapa dia terus mendadak seperti ini, apakah ini disengaja tidak? Ya sudahlah kalau begitu sama istirahat Saya akan tunggu kabar kau untuk besok harinya jika memang kalian pulang."
Jelas Yonna kepada Ansel dan dia merasa kalau tidak ada yang bisa di lakukan satu sama lain nya lagi.
Setelah Anya mematikan ponsel nya, dia merasa ada pernasalahan di antara Pak Dion dan Ibu Yonna, di sisi lain dia juga baru ingat kalau beberapa hari Pak Dion sangat tidak fokus dab tidak bisa di jadikan diri ini semakin mendalam satu sama lain nya.Di Kehidupan Pak Dion juga merasa kalau semua nya akan baik-baik saja dan tidak memiliki permasalahan.
"Aku kira mereka adalah keluarga harmonis dan tidak memiliki permasalahan yang ada satu permasalahan, di sisi lain pun perjalanan hidup akan menjadi kenyataan diri ini semakin yakin saja, perjalanan hidup akan selalu di pertahan kan satu hal yang sama."
Ucap Anya di dalam hati nya yang saat ini entah apa yang di pikir kan.
Tok... Tok...
Anya terkejut siapa makan-makan mengetuk pintu kamar nya. Di saat Anya membuka dia melihat Dion yang berdiri.
"Anya, apakah besok tidak ada yang bisa di kerjakan lagi 'kan? dan semua tiket keberangkatan kita pulang besok sudah kau siapkan kan? aku tidak mau besok telat pulang ya saat ini kebanyakan santai saja aku tidak mau melihat kau seperti itu, dan aku tidak mau ada pekerjaan yang lain lagi soalnya aku hanya bisa berpikir kalau semua itu bisa dilakukan tanpa memikirkan satu sama lain."
Ucap Dion dengan tegas kepada Anya.
"Iya pak, besok tidak ada kegiatan apapun masalah tiket sudah saya siapkan jangan khawatir hal tersebut. Pak aku juga paham apa maksud saat ini aku masih mau mau melihat bapak baik-baik saja jika dibikin ulang semuanya akan berjalan dengan lancar tanpa berpikir panjang."
Ucap Anya kepada Dion.
"Baiklah, kalau begitu aku akan beristirahat dan menghabiskan waktu malam sendiri, jangan kabarkan kepada Istriku kalau besok kita kan pulang Biarkan saja sampai besok aku baru mengabarinya sampai disini aku tidak mengerti apa tujuan istriku tidak mau ngangkat teleponku."
ucap Dion kepada Anya.
"Iya pak, saya akan menyimpan rahasianya kalau begitu Selamat malam Pak, saya juga mau beristirahat dan aku juga mau tidak ada permasalahan jika melakukan yang terbaik satu sama lainnya. Sampai detik ini perjuangan itu akan terus us menjadi sebuah kenyataan yang ada satu sama lain."
Jelas Anya kepada Dion.
Memang perjalanan hidup itu akan terus berjuang tanpa berpikir bagaimana nanti aku menjadi sebuah kenyataan yang ada, Dion rasa dirinya tidak berguna untuk istri Tetapi dia berusaha berubah dan untuk memperbaiki semuanya agar tidak ada terjadi permasalahan. istrinya yang sangat baik itu malah dia tidak dapat melakukan apapun demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain memang perjuangan hidup akan berubah jika kita mau mendapatkan hal-hal yang baru.
Anya berharap mereka berdua bisa melakukan yang terbaik guna mendapatkan hal-hal yang baru sejauh ini, memang perjuangannya tidak akan sia-sia jika melakukan yang terbaik tanpa memikirkan satu sama lain memang kehidupan yang begitu sangat mendalam. Sampai detik ini semua perjalanan hidup akan sembuh begitu saja tanpa memikirkan satu sama lain sejak itu tidak ada ada yang bisa dikatakan dan memakan yang terbaik satu sama lainnya.