SIENA 15

1827 Kata

Siena, Sesedih apa pun gue nggak akan biarin siapa pun tahu betapa lemahnya gue. _Siena_ Siena memandang Saka yang hanya selisih dua langkah darinya. Gadis itu cukup terkejut mengetahui Saka sampai ke tempat ini. Apa mungkin Saka juga tahu tentang masa lalunya? "Kenapa pergi?" tanya Saka membuatnya cukup tertarik, tertarik untuk memaki. Siena tersenyum miring dengan mata memancarkan benci. "Jadi, menurut lo gue harus lihat adegan bucin lo bertiga?" Siena beralih menatap gerbang SMA Harapan 3. "Gue nggak akan sudi." "Lo cemburu?" tanya Saka lebih seperti tuduhan. Siena tertawa hambar. Cemburu katanya? Memang seberapa berartinya mereka sampai Siena harus cemburu? Mungkin hanya sedikit sesak di d**a kiri yang Siena rasakan. "Lo pikir sebegitu berartinya lo sama Aksa di hati

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN