SIENA 14

1780 Kata

Siena, Sebenarnya yang dibutuhkan saat sedih bukan air mata ataupun senyuman, melainkan orang lain sebagai sandaran. _Siena_ Hujan deras menyapa bumi yang mulai beristirahat, sepertinya dia ingin penghuni bumi semakin nyaman dalam tidur mereka. Sejuk dan bau tanah saat hujan memang menenangkan, tapi tidak bagi Siena. Gadis yang kini mematung memandang rumahnya yang terang benderang. Harusnya dia senang karena akhirnya saat dirinya pulang ada orang yang akan menyambutnya. Namun, itu semua tidak terjadi. Siena lebih memilih diam diguyur hujan sambil menatap nyalang mobil yang terparkir di halaman. Sakit di dadanya semakin bertambah saat bayangan seorang wanita dan pria sedang duduk bersebelahan di ruang tamu. Tangannya mengepal erat dengan gigi bergetar karena dingin dan geram. Rahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN