SIENA 40

1205 Kata

Siena, Kita adalah toko utama dalam cerita kita dan akan menjadi antagonis di cerita orang lain. _Siena_ Kafka, Akas, Aska, dan anak Remon lainnya masih sibuk berperang dengan anak buah Syahrul. Perlawanan yang berlangsung cukup lama dan sulit itu memakan banyak korban. Sudah banyak yang tumbang termasuk beberapa anak Remon. Halaman itu sudah seperti arena perang tahun 1945. Keringat membasahi dahi hingga tubuh mereka, napas yang terengah juga badan yang sedikit luka. Aska sesekali melirik dua bangunan yang bersebelahan itu dengan cemas. Rasanya ingin ikut ke sana, mencari Siena, lalu menemukannya masih sangat-sangat besar. Terlebih Saka dan Aksa tidak kunjung keluar. Perkataan Syahrul saat mereka datang masih terngiang dan mengganggu konsentrasinya. Siena akan mati katanya. Dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN