Besok paginya, Tavie menyiapkan sarapan untuk keluarganya karena ia terpaksa bangun pagi, rekor terhebat yang pernah ia capai--bangun sebelum Mamanya terbangun. Tavie hanya membuat nasi goreng sederhana karena ia tidak terlalu pintar memasak. “Pagi.” Tavie tersentak ketika suara bariton seorang pria menginterupsi dirinya. Jantungnya langsung berdegup sangat kencang ketika tahu bahwa itu adalah Zendra. Tavie berbalik hanya untuk melihat Zendra yang sudah siap dengan pakaian kerjanya. Tavie tersenyum. “Pagi, Zendra.” Melihat situasi di mana tidak ada yang akan menangkap kemesraan mereka, Zendra merapatkan dirinya ke punggung Tavie. Pria itu mengecup tengkuk Tavie lembut. “Kamu wangi, aku suka.” Zendra selalu menyukainya ketika memeluk Tavie dari belakang. Seolah bisa melindungi Tavie tapi

