Chapter 22

1056 Kata

Tavie mengantarkan Zendra hari ini. Sebenarnya, pria itu ingin tinggal lebih lama mengingat akhirnya ia berhasil mendapatkan hati wanita yang ia puja. Namun, karena pekerjaan yang sudah ia tinggalkan tiga hari ini sudah menumpuk, maka ia dengan berat hati meninggalkan kekasihnya--bolehkah Zendra mengatakan itu? Karena rasanya hati Zendra berbunga dan meletup-letup saking senangnya. Zendra memeluk Tavie erat. "Janji, tidak akan melarikan diri lagi setelah ini." Sebenarnya, hatinya sedikit takut pikiran Tavie berubah dan akhirnya memutuskannya tanpa berbicara apapun dulu padanya. Zendra takut setengah mati. Kehilangan Tavie adalah hal terburuk yang bisa ia alami. Zendra tidak akan tahu harus berjuang seperti apa lagi jika dia kehilangan Tavie. Tavie tertawa. "Aku sudah bersama kamu, untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN