“Hei, Nyonya! Anda itu sudah akan masuk penjara tidak usah banyak tingkah!” Bentak Daniel kepada Ibu Ryan. Ryan yang menemani Ibunya, dengan menggunakan tongkat. Melihat Karin dan Daniel bersama-sama membuatnya menjadi terluka. Begitupula, dengan apa yang dikatakan Daniel kepada Ibunya. Namun, ia tidak mengucapkan apa-apa. Ia mengikuti Ibunya yang dibawa masuk kantor polisi dan tidak menoleh ke belakang. Sekalipun ia merasakan dorongan yang begitu kuat untuk melihat Karin. Sementara itu, tanpa disadari air mata Karin jatuh menetes. Dengan cepat dihapusnya air mata itu, karena ia tidak mau membuat Daniel menjadi marah kepadanya. Dengan tangan Daniel yang menggenggamnya erat dan memberikan kekuatan, biar dirinya tidak goyah Karin pun memasuki kantor polisi tersebut, untuk membuat lapora

