Bab 83. Peperangan 1

1121 Kata

Amerta tahu bahwa dirinya melakukan kesalahan besar untuk kedua kalinya. Semua penduduk Planet Aques pasti membenci ke egois annya. Namun, ia tak terlalu peduli dengan hidupnya. Asalkan Glory selamat, baginya sudah cukup. Dan saat pembuat pola bintang terakhir, langit mendadak gelap. Angin yang sangat kuat menerpa mereka yang sedang menyaksikan pertunjukkan pembuatan pola bintang. Amerta menghentikan kegiatannya, berharap Zack tiba. Kennet yang melihatan kegiatan itu berhenti langsung menondongkan tombak api tepat di lehernya. "Glory sudah selamat. Kau melanjutkan atau menghentikannua terserah dirimu." Kennet menatap ke arah Hans yang duduk di singgah sana raja. Sungguh orang itu tak pantas mendapatkan gelar raja, sampai-sampai Kennet sendiri hendak menurunkan dari tahta secara pak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN