Ada air yang jatuh dari langit, tapi bukan hujan. Setelah sampai ke tanah, air itu berjalan seperti memiliki nyawa. Terus berjalan melewati mayat dan juga genangan darah hingga akhirnya sampai ke sebuah pintu. Melalui celah pintu, air itu masuk ke dalam ruangan dengan tergesa-gesa. Sampai di dalam ruangan, air itu berubah wujud menajdi manusia. Dia adalah pria bertudung hitam yang telah kembali ke Planet Aques. Matanya berkilat biru saat melihat dua bulan kembar yang bersinar. Dia mendengar teriakan Moran yang sedang berdebat dengan seseorang. Segeralah pria itu masuk ke dalam kamar Lanka tanpa ada yang menyadarinya. Ada sedikit terkejutan di mata sang bertudung karena melihat Amerta. “Apa yang kau lakukan, Moran?” tanyanya dengan wajah dingin. Mereka berdua tampak diam membeku. Ma

