Jeritan dari Planet Aques tiada akhirnya. Lautan naik permukaan, angin yang terus berputar tiada henti. Petir menyambar-nyambar di tambah bunyi gemuruh yang sangat dahsyat. Terlihat jelas bahwa Planet itu sudah bergejolak karena kehilangan satu-satunya pelindung. Hujan lebat pun terjadi begitu deras, isak tangis para penduduk terdengar di mana-mana. Inilah akhir dari hidup Zack winter, yang menjadi pelindung dari Planet Aques, dan juga akhir dari Ares. Lanka yang berdiri ditengah altar menatap sayu Zack yang tergolek lemah tidak berdaya. Hanya karena ke-egoisan sang kakak untuk menyelamatkannya dari kematian, dia membuat daratan menjadi lautan darah manusia. Air yang terus turun dari langit membuat darah menyebar di tanah. "Sampai kapan, kak?" Lanka berdiri dengan tubuh sempoyong

