Peduso yang mendapatkan tugas dari sang pemimpin merasa bangga karena telah dipercaya. Apalagi sekarang ia mengawasi Amerta yang sedang bekerja extra keras. "Cih, sekarang kau resmi menjadi bawahan tuanku, Amerta." Kegiatan Amerta terhenti, buku yang dipenggangnya pun ditaruh kembali ke rak. Setelah Glory dijadikan sandera, pria itu berada diperpustakaan, mencari informasi tentang pola bintang. "Kau bodoh jatuh cinta dengan siren," olok Peduso terang-terangan. "Aku mengikuti naluri ku sebagai manusia." Amerta berjalan melewati Peduso yang bersandar di rak buku. Ia keluar begitu saja meninggalkannya karena terlalu oengap bersama seorang binatang buas. "Amerta," panggil Moran saat melihat Amerta mulai melangkahkan kakinya. "Ikut denganku!" Gadis itu menyeretnya ke tempat yang cuk

