54. Papa Buat Vio

1634 Kata

"Mama, kok Om Nino lama banget?" tanya Vio untuk kesekian kalinya. Nino memang berjanji jika akan mengajak Vio ke wahana bermain air yang tempo hari batal karena kecelakaan Vio. Aku sebenarnya masih sedikit trauma dan meminta Nino untuk mencari alternatif lain. Tapi Nino berjanji jika dia akan menjaga Vio dengan baik. Sepertinya tidak akan menjadi masalah, karena Vio juga sepertinya ingin sekali bermain di sana. Lihat saja dari tadi dia tak henti-hentinya mondar mandir di depan pintu untuk melihat kedatangan Nino. "Om Nino lagi di jalan. Coba deh Vio sabar sedikit," bujukku sambil tersenyum. Vio menurut dan kemudian duduk di salah satu kursi di ruang tamu. Dia mengayun-ayunkan kakinya dengan gelisah. Dari gerak-gerik tubuhnya saja aku tahu jika sebenarnya dia sudah sangat tidak sabar men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN