Bagian Tiga Puluh Delapan

1049 Kata

*** “Bang Andre itu siapa? Gebetan kamu?” Setelah hampir sepuluh menit suasana di mobil hening, ucapan tersebut keluar dari mulut Sean—membuat Isyana yang semula menikmati perjalanan, menoleh ke arahnya. Tidak akan mampir ke mana-mana dulu, keduanya berniat untuk langsung ke apartemen karena setelah seharian bekerja, Sean lelah, sehingga merebahkan tubuh di kasur menjadi impiannya sekarang. “Enggak, bukan,” jawab Isyana setelah sebelumnya menoleh ke arah Sean. “Dia tuh cuman teman saya ngojeg, terus bisa dibilang ketua kumpulan juga. Kalau ada apa-apa atau ada masalah sama perngojegan, ngadunya pasti ke Bang Andre karena pasti dia bantu.” “Tapi kayanya hubungan kalian enggak sekadar itu,” jawab Sean, tiba-tiba tertarik pada hubungan Isyana dan seorang pria bernama Andre yang disebut be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN