Melewati pagi hingga siang hari dengan kegiatan panas jelas bukan agenda Pamela. Tidak ada niat sedikitpun di hatinya untuk bercinta dengan Travis--ini akan menjadi masalah baru baginya. "Akh, " desis Pamela. Dia hanya memikirkan bagaimana dirinya berakhir dengan rasa sakit di bagian intim dan dalam kondisi telanjang. Satu lagi, ada Travis yang salah satu tangannya masih terikat. "Pammy... " panggil Travis lembut. "Ssttth, jangan berkata apapun Travis. Aku... Aku ingin mencerna ini semua, " perintah Pamela pada Travis. Pamela yang bingung tidak melihat jika Travis mengulas senyum tipis dan lembut. Dia terlalu sibuk memikirkan apa, kenapa dan bagaimana semua ini terjadi. Ketika ingatan itu satu demi satu memenuhi otaknya, wajah Pamela mulai menunjukkan reaksi panik. Ta

