Suara bell pintu utama memenuhi seluruh rumah tersebut. Namun tak ada satu orang pun dari penghuni rumah itu yang berinisiatif membuka pintu. "Andreee, tolong bukakan pintu! Mama sedang sibuk dengan masakan," teriak Riri yang sedang bergulat di dapur dengan berbagai macam masakan yang hendak dibuatnya untuk makan malam nanti. Andre berdecak kesal bangkit dari duduknya, ia baru saja akan beristirahat sejenak di sofa empuk ruang tamunya. Semalam ia kebagian jatah lembur di kantornya sehingga ia merasa tubuhnya lelah sekali. Pintu terbuka, di sana berdiri seorang wanita cantik dengan dress bunga-bunga selutut. Wajah wanita itu begitu familiar tapi make up tipis dan rambut bergelombang yang terurai membuat Andre masih tidak percaya dengan pemandangan di hadapannya. "Hai," sapa gadis itu.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


