Aku tersenyum melihat Romeo yang memasuki Villa , aku mengangkat kedua tanganku meminta agar pria berambut hitam legam itu segera memelukku. "I miss you so bad." Bisikku pelan saat kedua lengannya merengkuh tubuhku dengan erat, aku benar benar merindukan pria ini. "Aku tahu." Romeo mengecup pipiku sekilas sebelum melepaskan pelukan kami, aku tahu jika dia sedikit tidak nyaman dengan tatapan Revan yang seolah ingin mengulitinya hidup hidup. "Revan, bisa tinggalkan kami?" Revan mengereskan rahangnya sebelum memalingkan wajahnya tanpa mengucapkan apapun. Dia marah? Yaampun. "Revan.." "Lima menit." Revan beranjak dari tempatnya dan bergegas meninggalkan aku dan Romeo yang kembali memelukku dengan erat, kali ini ia tidak menahan dirinya. Romeo memelukku, menenggelam

