"Ingat, Beni jangan sampai anak itu ketahuan keluarganya. Kalau sampai itu terjadi kau akan membusuk di penjara," ancam Renata pada pria dengan tato berbentuk angka yang menghias lengan kirinya. Pria bernama Beni nampak gusar. Jujur, pria itu tidak mau mengurus seorang anak, tapi mau bagaimana lagi. "Aku tidak bisa selamanya menyembunyikannya, Renata. Bagaimana kehidupanku selanjutnya. Lagi pula, anak itu butuh ke luar rumah." "Aku sudah menyelamatkanmu dari para renternir dan pemilik kelab itu. Sekarang giliranmu membantuku. Sudah cukup nama keluarga kita hancur akibat ulahmu yang sudah melayangkan nyawa gadis bau kencur hingga kau dikeluarkan dari daftar anggota keluarga Adyatma. Bisa aku pastikan ibumu yang membusuk di rumah sakit jiwa mati berdiri karena tahu ternyata bukannya beruba

