Chapter 45

3643 Kata

22 tahun yang lalu   Sebuah suara mengusik seorang pria yang sedang bergelung di bawah selimut tebalnya. Pria itu sedikit melenguh, dengan kedua mata yang masih terpejam tangannya merayap-rayap ke sisi kiri—dingin. Seketika kedua netranya membuka sempurna, tak ada sosok wanita yang menemaninya tidur. Ke mana dia? Pria itu mengernyit. Ia mengubah posisi tubuhnya menjadi duduk di sisi ranjang dengan kaki yang menapaki lantai. "Hoek ... hoek ...." Samar-samar suara itu terdengar lagi, bersahutan dengan gemericik air yang keluar dari kran wastafel. Pria itu beranjak, melangkahkan kakinya ke sumber suara. Sesaat kemudian kakinya berhenti tepat di depan pintu kamar mandi. Ia putar pegangan pintu ke arah kanan, kemudian mendorongnya. Seorang wanita terbelalak kala ia menangkap pintu kamar m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN