22 tahun yang lalu Sebuah suara mengusik seorang pria yang sedang bergelung di bawah selimut tebalnya. Pria itu sedikit melenguh, dengan kedua mata yang masih terpejam tangannya merayap-rayap ke sisi kiri—dingin. Seketika kedua netranya membuka sempurna, tak ada sosok wanita yang menemaninya tidur. Ke mana dia? Pria itu mengernyit. Ia mengubah posisi tubuhnya menjadi duduk di sisi ranjang dengan kaki yang menapaki lantai. "Hoek ... hoek ...." Samar-samar suara itu terdengar lagi, bersahutan dengan gemericik air yang keluar dari kran wastafel. Pria itu beranjak, melangkahkan kakinya ke sumber suara. Sesaat kemudian kakinya berhenti tepat di depan pintu kamar mandi. Ia putar pegangan pintu ke arah kanan, kemudian mendorongnya. Seorang wanita terbelalak kala ia menangkap pintu kamar m

