Chapter 36

3512 Kata

Bunuh diri? Dua kata itu bagaikan sebuah tamparan telak yang begitu perih. Dimas menggeleng, jujur ia belum siap kehilangan Tania untuk saat ini. Entah mengapa di saat keinginannya untuk membawa istrinya masuk ke dalam nerakanya yang paling dalam, justru ada rasa tidak rela ia menenggelamkannya. Meski ia ingin sekali mengukir senyum tanda kepuasaan, hatinya justru memberontakkan rasa getir tatkala melihat gadis itu yang terlihat begitu rapuh. Ada apa ini? Pertanyaan itu terus berputar di kepala pria itu. "Ok, aku pergi. Please, don't do anything stupid!" ujar Dimas dengan kedua tangan terulur ke depan, mencoba menahan kegilaan yang coba dilakukan istrinya. Tania menggeleng keras, sesekali gadis itu menengok ke bawah—melihat hamparan rumput yang bersiap meremukkan tubuhnya—membuat Dimas m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN