Rencana Baru

1158 Kata

Sudah hampir dua bulan Elia dan kaisar tak saling bertegur sapa, lantaran Elia selalu menghindar saat kaisar mendekatinya. Sekarang elia suka mengurung dirinya didalam paviliunnya dengan alasan malas keluar. Brakk Pintu ruangan dibuka dengan sangat kasar oleh seseorang dengan nafas yang tak beraturan seperti habis lari maraton. "Astaga Yuni, apa yang kamu lakukan" Elia sedang santai dengan segelas teh ditangannya pun tersentak kaget. "Ampuni hamba yang mulia permaisuri" ucap Yuni cepat. "Tenang lah, ada apa" ucap Elia sambil menghampiri Yuni yang tengah duduk dilantai. Yuni pun tak menjawab lantaran masih mengatur nafasnya yang tak beraturan. "Lagian kamu dari mana aja sih dipanggil gak nyaut-nyaut, pusing tau kepala aku" kesal Elia dengan memijat pelipisnya pelan. Lantaran sedari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN