Brakkk Pintu aula istana terbuka dengan sangat keras, siapa lagi pelakunya jika bukan sang kaisar, yang lainnya mana berani. Kaisar berjalan dengan aura yang mencengkam menuju singgasanahnya, tak ada yang berani bicara apa lagi menyapanya, disaat amarah tengah menyelimuti sang kaisar. Jika ada yang berani menyapanya bukan meredahkan amarahnya melainkan nyawanya yang melayang. Para menteri dan jenderal sudah berjejer didepan sang kaisar tak ada yang berani membuka suara sedikit pun, lantaran takut. "Siapa yang berani menghianati kekaisaran ini?" Tanya kaisar penuh penekanan. Tidak ada yang berani membuka suara, mereka hanya saling dan berbisik. Apa ada yang berkhianat? Siapa yang berani berkhianati Hanya orang bodoh yang berkhianat Mereka yang tidak tahu kekejaman yang mulia kaisa

