Setelah keluar dari ruangan kaisar kedua selir terus saja bertengkar dan tak ada yang mau mengalah. Bahkan ada dayang yang memperingati bahwa mereka tengah berada diluar kediaman mereka berdua pun tak perduli sama sekali. "Gara-gara kamu yang mulia mengusirku" ucap selir Qu Fira ketus dengan mendorong lengan selir Vira. "Hei, seharusnya kamu yang sadar diri. Kamu itu selir rendahan dan tau dimana posisimu" sentak selir Vira dengan membalas dorongan selir Qu Fira. "Aku jelas tau dimana posisiku, aku adalah calon permaisuri dan kamu akan menjadi selir rendahan" ucap Qu Fira marah. "Aku yang akan menjadi permaisuri, ingat itu" tunjuk selir Vira. "Tidak akan mungkin, karena kamu adalah anak dari menteri yang menggelapkan dana kekasiaran" ucap Qu Fira menantang dengan menunjukan senyum mi

