chapter 19

1165 Kata

Eara menggelut dalam tidurnya, dia merasa tidurnya sangat nyenyak malam ini. Alarm di nakasnya sudah berdering sejak tadi, tapi rasanya dia enggan untuk bangun dan membuka matanya. Tangan Eara memeluk sesuatu yang tidak ia ketahui apa itu. Matanya perlahan terbuka dan dia melihat Adrel yang tidur di kamarnya. Eara sedikit terkejut dan merasakan pelukan pria itu. Eara berusaha untuk mengelak pada pelukan Adrel, tapi pria itu menahannya dan memeluknya semakin erat.             “Kamu tahu berapa lama aku menahan diriku?” ucapnya. Eara mengelak dari pelukan Adrel dan beranjak dari kasur.Eara merasakan Adrel memeluknya dari belakang dan mengecup lehernya. Eara berusaha untuk melepaskan pelukan pria itu dan menatapnya pria dihadapannya ini. Kemarin dia sangat marah padanya dan mengatakan kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN