Eara melakukan pekerjaannya hari ini, setelah seharian kemarin Adrel mengurungnya di dalam kamar. Dia membersihkan seluruh perabotan di ruang tamu, membersihkan sofa dan seluruh yang ada di ruangan itu. Bayangannya masih sulit lepas dari perubahan drastis Adrel padanya. Eara tidak bisa percaya dengan sepenuhnya dengan apa yang pria itu lakukan. Dia memang terbuai dengan seluruh percintaan mereka kemarin walau tidak memiliki perasaan apa pun. Setidaknya Eara merasa menikmati semuanya kemarin. Tapi dia sungguh terbuai dengan seluruh keromantisan Adrel kemarin. Dia seperti merasa menjadi kekasihnya walau sehari. Pria itu selalu berkata manis, membujuknya dengan sangat lembut dan memberikannya sebuah gairahnya. Walau seperti itu dia tetap harus menjaga hatinya. Dia tidak ingin pria itu memperm

