Eara baru saja keluar dari kamar Fidel setelah menemani putranya itu tertidur. Dia bercerita tidak sabar ingin bermain dengan Azka lagi. Mereka terlihat sudah menjadi teman yang sangat baik. Mungkin juga karena selama ini Fidel tidak terlalu memiliki teman sedekat Azka. Bermain dengan Neva pun dia harus mengikuti keinginan adiknya itu. Walau pun tidak ada yang memaksanya untuk mengalah, tapi dia tetap saja akan mengalah pada adiknya. Agar Neva tidak menangis. Dan itu membuat Eara dan Adrel sangat bangga dengan putranya. Dia sangat tahu cara bersikap dengan teman laki-laki atau perempuan. Dengan yang seumuran atau dengan yang lebih tua atau lebih muda. Dia sangat faham untuk itu. Eara memasuki kamar dan langsung berjalan ke kamar mandi. Tubuhnya terasa gerah sepanjang waktu dan mungkin

