chapter 44

1007 Kata

Eara membuka pintu penthouse dan melihat ruang tengah sudah kosong. Mungkin Adrel sudah kembali pergi untuk mengurus urusannya yang lebih penting. Dia melilit rambutnya dan mengikatnya asal. Langkahnya berjalan ke ruang dapur dan mencari makanan. Eara mendengus dan merasa bodoh. Karena sangat marah dengan Adrel, dia sampai lupa kalau di sini tidak ada makanan. Padahal dia sangat lapar karena belum makan sejak kemarin malam. Rasa marahnya pada Adrel membuatnya tidak napsu untuk makan apa pun dan sekarang perutnya terasa sedikit sakit. Eara berdoa semoga tidak ada masalah dalam kandungannya.   Dia berjalan kembali ke kamar untuk mengambil ponselnya. Mungkin dia bisa meminta bantuan pada Dera, atau nyonya Dorothy. Baru saja Eara ingin menghubungi salah satu dari mereka. Suara denting lift k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN