Eara menangis setelah Dera dan Marchel pulang. Putranya juga sudah pergi tidur dengan babby sitternya. Dia tidak ingin menangis, tapi sepertinya kehamilannya yang membuatnya menjadi sangat kacau. Adrel masih tidak bisa dihubungi dan semuanya membuatnya semakin takut. Dan sikap sekretaris Adrel tadi membuatnya semakin khawatir. Dia mempercayai suaminya. Dia yakin Adrel tidak akan menyakitinya, tapi bagaimana jika wanita itu berusaha untuk menggoda suaminya? Eara duduk di sisi ranjang dan memeluk lututnya. Dia menyembunyikan air matanya yang terasa sulit dia hentikan. Dia sudah membayangkan pesta ulang tahun Adrel hari ini sejak lama. Dia ingin memberinya hadiah yang paling membuatnya bahagia. Karena Eara tahu Adrel sangat menyukai anak-anak, tapi semuanya gagal. Dia tidak datang dan ba

