chapter 42

1291 Kata

Empat tahun kemudian.   Eara melihat Fidel yang sedang memanjat rumah pohon dengan ditemani babby sitternya. Anak lelaki itu melembaikan tangannya pada Eara yang langsung ia balas. Eara menyandarkan tubuhnya dan menghela napas. Kehidupan pernikahannya sangat baik-baik saja, atau lebih tepatnya biasa saja. Eara masih melangsungkan study yang Adrel usulkan padanya. Tapi dia merasa kehidupannya dengan Adrel sedikit merenggang pria itu itu terlihat sangat semakin sibuk dengan pekerjaannya dan hanya ada di rumah saat malam hari. Itu pun dia masih sibuk dengan berkasnya di ruang pribadi.   Eara tersenyum saat melihat putranya sudah berlari ke arahnya dan memeluknya. Eara mencium pipi Fidel yang chubby dan memeluknya erat. Anak lelaki itu terlihat sangat bahagia dan membalas pelukan Eara. Den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN