bc

Salah Ranjang (Hot CEO vs Gadis Polos)

book_age18+
802
IKUTI
12.1K
BACA
forbidden
one-night stand
HE
forced
drama
office/work place
like
intro-logo
Uraian

Liora Aghata menjadi korban salah sasaran hingga membawanya pada malam petaka yang merubah hidupnya. Akibat kesalahan malam itu, dia harus menanggung benih dari seseorang tak dikenal.

Alendra Wijayakusuma, pria berusia 35 tahun yang sangat mendambakan keturunan. Namun, keinginan itu ditentang keras oleh sang istri yang lebih mementingkan karir dan penampilan.

Demi memenuhi keinginanya, Alendra nekad menyusun rencana untuk menjebak sang istri. Akan tetapi, rencana yang telah ia gadang dengan sempurna justru menyeret wanita asing ke dalam ranjang panasnya.

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1. Salah Sasaran
“Hei, lepaskan aku! Siapa kalian?” teriak seorang gadis yang berada dalam dekapan dua orang pria bertubun kekar. Dia terus meronta. Namun, tetap saja tenaganya tak sebanding dengan tenaga dua orang itu. Dirinya diseret paksa dengan sehelai kain hitam serupa sarung mini menutupi keseluruhan wajah. Dalam hati merasa was-was akan bahaya yang mengancam. Kejadian ini tak pernah diduga sebelumnya. Beberapa jam yang lalu, Liora mendapat pesan dari sang kekasih yang mengajaknya makan malam romantis di sebuah restoran mewah. Bertepatan hari ini merupakan universary hubungan mereka yang ketiga tahun. Dalam pesan singkatnya, sang kekasih juga hendak memberikan sebuah kejutan. Dengan senyum terkembang, Liora yang baru turun dari taksi tampak berjalan terburu-buru menuju tempat di mana kekasihnya berada. Namun, setibanya di tempat tersebut tiba-tiba seluruh pandangannya menggelap, mulutnya pun dibekap dari luar, lalu diseret paksa. Keadaan itu sangat menyiksa sehingga teriakannya hanya tertahan di tenggorokan. “Diam atau ‘ku habisi kau.” Tubuh gadis itu menegang saat merasa sebuah pistol menempel pada pelipisnya. Ketakutan melanda hebat, mulutnya terkatup rapat tak sanggup lagi untuk membuka suara. Saat ini dia hanya bisa berharap ada orang mengetahui aksi penculikan itu. “Masuk!” titah garang seorang pria. Tidak ada pilihan selain menurut, Liora bersusah payah menaiki sebuah mobil. Dia juga merasa diapit dua orang pria di sisi kanan dan kirinya. Sementara tangannya diikat ke belakang. Berbagai pikiran buruk memenuhi kepala, membayangkan jika dirinya akan dibawa ke luar negeri, lalu diambil organ tubuhnya secara ilegal. Namun, sejurus kemudian dia berusaha mengenyahkan segala prasangka itu. Berusaha memperingati diri jika semua akan baik-baik saja dan dia akan kembali dengan selamat. “Kalian mau bawa aku kemana?” Liora memberanikan diri untuk bersuara. Kain hitam menutupi sempurna seluruh pandangannya sehingga dia tidak mengetahui kemana mereka akan membawanya. Tak ada setitik cahaya yang menerobos ke indra penglihatan, semua terlihat hitam pekat. Seandainya kedua tangannya tidak dalam keadaan terikat, dia sudah menyingkirkan kain sialan itu. “Diamlah! Sebentar lagi kita sampai. Bos kami sudah menunggu,” hardik pria yang berada di sisi kirinya. Bentakan itu berhasil membuat nyali gadis itu menciut. Dia memutuskan untuk pasrah sembari memikirkan cara untuk kabur. Tak berselang lama, mobil yang mereka tumpangi berhenti di sebuah mansion yang terletak di tengah hutan. Liora kembali diseret paksa memasuki rumah tersebut. Setibanya di depan pintu kamar, kain yang menutupi wajahnya pun dibuka. Kini, wanita itu bisa melihat dengan jelas area sekitar dan dua penculiknya. “Masuk!” Gadis berusia 25 tahun itu didorong kasar hingga tubuhnya tersungkur ke lantai, surai hitam panjangnya pun ikut luruh seiring pergerakan tubuhnya. Tulangnya terasa ingin patah sebab tubuh mungilnya beradu sempurna pada lantai. Dia mendesis kesakitan seraya bangkit dengan susah payah. Kondisi tangan yang masih terikat sangat mempersulit gerakannya. Perhatian gadis itu teralih ketika tanpa sengaja melihat sepasang sepatu pantofel mendekat ke arahnya. Kerisauan hati semakin menjadi kala teringat ucapan pria di mobil tadi. “Mungkinkah dia bosnya?” “Akhirnya kau datang, Sayang? Aku terpaksa menggunakan cara ini karena kau tak mau mematuhiku.” Suara bass itu menggema ke seluruh ruangan. Liora menghentikan pergerakan, terbesit sebuah tanya dalam hati, “Patuh untuk apa?” Dia semakin bingung tak memahami maksud pria itu. Dia tidak mengenalnya, tapi kenapa pria itu memanggilnya dengan sebutan '‘sayang’'. Dia dikejutkan dengan sebuah tangan kekar mencengkeram kuat kedua pipinya. Manik hitamnya beradu dengan manik tajam pria itu. “Kau!” Pria itu sangat terkejut melihat wanita di depannya. “Siapa kau?” “Seharusnya saya yang bertanya, Tuan. Anda siapa? Kenapa membawa saya ke tempat ini?” Pria itu menghempaskan kasar pipi Liora. Dia berbalik membelakangi wanita itu, lalu mengusap wajah kasar. Dia segera merogoh ponsel, lalu menelpon bawahannya. “Bukan wanita ini yang kumaksud, kalian salah sasaran!” hardik pria itu. “Tuan, tolong lepaskan ikatan ini! Ini sangat menyakitiku.” Pria yang bernama Alendra Wijayakusuma pun segera membalikkan badan, mematikan sepihak panggilannya, lalu mendekat menuruti permintaan wanita itu. Liora segera bangkit saat jerat tambang pada pergelangan tangannya berhasil terlepas. “Terima kasih, Tuan.” Akan tetapi, tak ada jawaban dari mulut pria itu. Alen justru memindai penampilan Liora dari atas hingga ke bawah. Dress V neck dengan belahan rendah menampilkan sedikit garis belahan dadanya. Panjang dress di atas lutut menampilkan kaki jenjang putih gadis itu. Gaun merah maron terlihat sangat pas pada kulitnya. Liora merasa salah tingkah diperhatikan demikian oleh pria di depannya. Sebisa mungkin dia berusaha menutupi bagian dadanya dengan tangan. Dia juga berusaha menurunkan ujung dres satin miliknya, meski itu hanyalah kesia-siaan belaka. Dalam hati merutuki permintaan kekasihnya untuk menggunakan pakaian terbuka seperti ini. Pemandangan itu berhasil membangkitkan sesuatu yang lain dalam diri Alen. Dia yang merasa gerah tampak membuka perlahan satu per satu kancing kemejanya. Tatapannya pun terlihat sangat berbeda seperti singa yang ingin menerkam mangsanya. “Tu-tuan mau apa?” Liora memasang sikap waspada saat melihat gelagat aneh pria di depannya. Dia merasa ada yang tidak beres. Instingnya memerintahkan untuk segera menjauhi tempat itu. Gadis itu refleks memundurkan langkah saat melihat pergerakan pria itu yang ingin mendekatinya. Alen masih setia dengan kebungkamannya. Tatapannya pun semakin menajam memerhatikan kemolekan tubuh wanita itu. Sepertinya obat yang ia minum beberapa saat yang lalu telah berekasi pada tubuhnya. Ya, Alen sengaja meminum obat perangsang dengan dosis tinggi. Dia berencana menghabiskan malam panjang dengan pelepasan berkali-kali bersama istrinya. Akan tetapi, rencana yang ia susun dengan matang justru jauh dari ekspektasi. Kini, wanita asing yang tak dikenal justru terjebak bersamanya di kamar mewah itu. “Aku ingin tubuhmu,” ucap Alen dengan suara parau. Kabut gairah telah menguasai diri. Liora membelalak segera menggeleng cepat. Dia tidak ingin menyerahkan kehormatannya pada pria tak dikenal. Dengan segera wanita itu berlari menuju pintu. Dia ingin segera pergi dari tempat ini. Tangannya menggerakkan handle pintu dengan kasar, tetapi pintu bercat putih tetap pada posisinya, bahkan tidak bergeser sedikitpun. “Buka pintunya! Siapa pun di luar, buka pintunya.” Tangan lembut wanita itu bergerak aktif memukul daun pintu. Air mata lolos begitu saja membasahi pipi mulusnya “Percuma kau berteriak, kamar ini kedap suara. Pintunya juga terkunci dari luar.” Keringat sebesar biji jagung membanjiri pelipis Liora. Kepanikan tergambar jelas pada raut wajahnya. Dia tidak ingin berada di sini. “Tolong, lepaskan aku, Tuan! Aku tidak mengenalmu dan kau tidak mengenalku. Kau tidak mungkin merusak anak gadis orang, ‘kan? Aku mohon lepaskan aku,” pintanya mengiba diirngi air mata berderai. Kedua tangannya tertangkup mengemis belas kasihan. Alendra menghentikan langkahnya. Ratapan gadis itu berhasil membuat hatinya terenyuh. Dia tidak tega, tetapi reaksi obat itu sangat menyiksa dirinya.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.8K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
61.1K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook