Lana keluar dari bangunan rumah sakit bersama Lucas, masih dengan perasaan luar biasa aneh yang menyergap dirinya. Perasaan yang membuatnya takut, sedih, sekaligus takjub saat dokter benar-benar mengatakan di dalam perutnya tumbuh seorang janin. “Usia kandungannya masih sangat muda dan rentan. Jadi disarankan agar Anda banyak beristirahat dan jangan memiliki banyak pikiran. Juga, ayahnya harus siap siaga. Pastikan ibunya minum s**u dan vitamin secara teratur.” Lana memegangi perutnya yang masih ramping. Lalu tanpa disadari air matanya menetes perlahan. Dan hal itu disadari oleh Lucas yang berdiri di sisinya. Lucas merasa bahagia bahwa Lana akan menjadi wanita seutuhnya. Tapi juga sedih karena Lana tidak bahagia dalam pernikahannya. Kalau boleh jujur, dalam hati terdalamnya, Lucas masih m

