Keluarga Yuda yang Lain

1062 Kata

Saat Yuda sedang repot mengurus mertuanya yang kini terbujur di bangsal rumah sakit, ia di telpon Simon, supir pribadi sekaligus sahabatnya. "Kenapa, Sim? Saya lagi sibuk. Telpon nanti aja ya?" potong Yuda langsung ketika ia mengangkat panggilan telpon Simon. Ia sedang menandatangani berkas pembayaran administrasi agar mertuanya bisa segera di obati. "Eh, tunggu dulu, Yuda. Saya ini di kota kamu. Nih, saya udah dekat dari rumah kamu." Yuda yang selesai menandatangani berkas itu terdiam beberapa detik. "Gimana?" tanyanya kurang fokus. "Haduh! Ini nih, saya lagi di kota kamu. Nih, saya sama Yanti di suruh bapa buat nyusul kamu. Katanya kamu gak pulang-pulang. Bapa dan ibu kangen katanya." Yuda menggaruk kepalanya mengurangi kebingungan. "Duh, saya gak di rumah, Sim. Saya lagi di rum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN