Balasan Anak yang Selalu di Nomor duakan

1160 Kata

Akhirnya si bapak bangun juga setelah hampir tengah malam. Sebelum siuman juga sudah di bawa ke ruang inap karena keadaan sudah mulai membaik. "Bapak makan dulu ya?" kata Dinar sambil membuka rantang berisi makanan. "Nanti aja, Nak," kata bapak. Yuda masuk keruangan membawa segelas teh hangat yang ia minta di meja jaga para perawat. Kalau di kantin, sudah di pastikan tutup. Diletakkannya pelan di dekat Dinar. Kini mereka hanya berdua. Ibu Tiara dan Sania sudah pulang. Yuda meminta Simon mengantar mereka. Pada awalnya Yuda menyarankan Dinar juga ikut. Tapi Dinar bersikeras tidak mau dan ingin menunggui bapaknya sampai sembuh. "Nak, bapak minta maaf ya?" tutur bapak dengan suara lemah. Mata beliau menatap lurus ke depan seolah sedang menerawang sesuatu. "Maaf apa sih, Pak? Gak ada ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN