Ara tak sadarkan diri sesaat setelah mengatakan hal tersebut. Pesta pertunangan itu kacau saat Ron dengan cepat mengangkat saudara kembarnya menuju kamar. Lalu berteriak meminta Zia sang lulusan terbaik kedokteran di universitas ternama memeriksa keadaannya. Apa ini? Kenapa semua ini terjadi? Aku hanya memintanya membatalkan pertunangan. Tidak perlu melukai dirinya sendiri! Totalitas macam apa yang ingin dia tunjukkan padaku. Ron mengambil ponsel Ara dan melihat ternyata pesannya belum di baca sama sekali. Pria itu pun mengepalkan tinjunya, “b******k kau Dion!” Siapa yang tak sakit melihat saudara kembarnya seperti ini! Siapa yang tak sakit melihat anaknya seperti ini, siapa yang tak sakit melihat keponakan dan sepupunya seperti ini? Semua tidak baik-baik saja dan mereka baru menyadari

