41

1031 Kata

Arsenio dan mengumpat, bagaimana bisa dia bertemu dengan Zua. Dia gadis paling mengesalkan di dunia ini. Besok paginya Arsenio yang buru-buru ke kampus dengan mobil Zia. Wanita itu masih tertidur lelap dan Arsenio mengecup keningnya singkat. “Tidurlah lebih lama, aku pergi.” bisiknya pelan. Selama di kampus Arsenio tak bisa membohongi dirinya. Apa yang di katakan Zia sungguh membuat pikiran pria itu kacau. Saat jam istirahat dia segara menghubungi Ibunya, Seyna. “Bu, apa kau sibuk saat ini?!" “Tidak, kenapa? Apa ada masalah? Atau uangmu habis?!” “Bukan itu Bu, ini masalah serius. Aku ingin bertanya dengan Ibu dan ini sangat super serius. Jadi ibu harus jawab dengan benar, dan jaga rahasia ini baik-baik.” “Oke, kapan ibu tidak menjaga rahasia kalian bertiga. Katakan ada apa?!” “Ibu da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN